Pengaruh Gaya Hidup Berbelanja, Mode Fashion Dan Informasi Elektronik Dari Mulut Ke Mulut Terhadap Pembelian Impulsif Pada Merek Fashion Lokal Roughneck Di E-Commerce
Kata Kunci:
Internet of Things, Fashion Industry, Impulsive Buying, Shopping Lifestyle, Fashion Involvement, Electronic Word of Mouth (e-WOM), E-commerce, Local BrandsAbstrak
Industri fashion di Indonesia terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi dan perubahan gaya hidup, di mana produk fashion tidak hanya berfungsi sebagai kebutuhan dasar, tetapi juga sebagai cara untuk mengekspresikan diri dan menunjukkan eksistensi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh gaya hidup berbelanja, mode fashion, dan electronic word of mouth (e-WOM) terhadap pembelian impulsif produk fashion lokal di e-commerce. Berdasarkan survei terhadap 400 responden di Bandar Lampung, hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun produk fashion lokal seperti Roughneck memiliki kualitas dan desain menarik, perilaku pembelian impulsif konsumen tetap rendah. Gaya hidup berbelanja yang lebih rendah, keterlibatan konsumen dalam mode fashion yang relatif rendah, serta pengaruh ulasan konsumen (e-WOM) menjadi faktor utama yang mempengaruhi keputusan pembelian impulsif. Penelitian ini menyarankan agar merek lokal memperkuat keterlibatan konsumen dengan tren mode terkini, mengelola e-WOM secara lebih efektif, serta menciptakan pengalaman berbelanja yang lebih menarik untuk meningkatkan pembelian impulsif
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Seminar Nasional Darmajaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
