Prediksi Emisi Karbon di Asia Tenggara Menggunakan Machine Learning: Implikasi terhadap Perubahan Iklim dan Kebijakan Mitigasi
Kata Kunci:
Emisi Karbon, Asia Tenggara, Machine Learning, Prediksi Emisi, support vector machine, Mitigasi Perubahan IklimAbstrak
Asia Tenggara memiliki peran strategis dalam mitigasi perubahan iklim, namun kawasan ini sangat rentan terhadap dampak krisis iklim yang diperburuk oleh kepadatan populasi dan aktivitas ekonomi pesisir. Peningkatan suhu dan frekuensi bencana alam, seperti banjir dan kekeringan, menjadi tantangan besar. Emisi karbon dioksida (CO₂), yang sebagian besar berasal dari deforestasi dan sektor industri, memberikan kontribusi signifikan terhadap perubahan iklim di kawasan ini, dengan Indonesia sebagai penyumbang utama. Negara-negara di Asia Tenggara telah meratifikasi perjanjian internasional untuk menurunkan emisi gas rumah kaca, termasuk Indonesia yang menetapkan target emisi nol bersih pada tahun 2060. Penelitian ini bertujuan untuk memperkaya analisis emisi karbon di kawasan ini menggunakan pendekatan pembelajaran mesin, khususnya Random Forest Regressor, untuk memprediksi tren emisi karbon dengan mempertimbangkan variabel ekonomi dan demografi. Model ini diharapkan dapat meningkatkan akurasi prediksi dan memberikan panduan bagi kebijakan mitigasi yang lebih efektif. Selain berdampak pada perubahan iklim, polusi udara yang disebabkan oleh emisi karbon juga berdampak pada kesehatan manusia, melemahkan penyakit pernapasan dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Dengan demikian, penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan penting untuk merancang kebijakan yang lebih berkelanjutan dan responsif terhadap tantangan lingkungan dan kesehatan.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Seminar Nasional Darmajaya

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
