Analisis Tingkat Kesiapan Sumberdaya Masyarakat Dan Pengaruh Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM)

Penulis

  • Thawap Nasution Institut Maritim Prasetiya Mandiri
  • Rasty Yulia Institut Maritim Prasetiya Mandiri
  • Eka Ningsih Puji Rahayu Institut Maritim Prasetiya Mandiri

DOI:

https://doi.org/10.30873/jurnalbisnis.v10i2.678

Abstrak

The development of the sharia economy in Indonesia continues to show a positive trend, with Indonesia ranked third in the Global Islamic Economy Indicator (GIEI) 2023. In Lampung Province, economic growth in the first quarter of 2023 of 4.96% also encouraged the strengthening of the small business sector, including MSMEs. This study aims to analyze the readiness of the community in accessing capital, as well as the impact of the People's Business Credit (KUR) product of Bank Syariah Indonesia on the growth of MSMEs. The study used a qualitative descriptive approach with a survey of 70 KUR customers of Bank Syariah Indonesia at the Bandar Lampung Tanjung Karang KCP for the period 2021–2023. The snowball sampling technique was applied in data collection, which was then analyzed using multiple regression with SPSS Version 22. The results of the study showed that community readiness had a significant influence on MSME growth, with increasing community readiness increasing the capacity of MSME businesses. In addition, the KUR product of Bank Syariah Indonesia has proven to be significant in supporting business development and access to capital for MSME actors.

Biografi Penulis

Thawap Nasution, Institut Maritim Prasetiya Mandiri

Perkembangan ekonomi syariah di Indonesia menunjukkan tren yang sangat positif. Berdasarkan laporan State of the Global Islamic Economy (SGIE) tahun 2023, Indonesia sukses menempati posisi ketiga dalam Global Islamic Economy Indicator (GIEI). Pertumbuhan ekonomi di Provinsi Lampung juga mencatat kinerja positif sebesar 4,96% pada triwulan pertama tahun 2023, meskipun sedikit lebih rendah dari 5,05% pada triwulan sebelumnya. Pertumbuhan ekonomi Lampung yang positif didukung oleh peningkatan permintaan domestik di semua sektor. Namun di tengah kemajuan tersebut, beberapa lapangan usaha seperti Pertanian, Perdagangan, Konstruksi, dan Transportasi mengalami pertumbuhan yang melambat, sehingga menyebabkan kenaikan impor untuk memenuhi permintaan triwulan tersebut. Situasi ini berdampak pada kinerja ekspor neto yang mengalami kontraksi dan menahan pertumbuhan ekonomi yang lebih optimal.

 

Berdasarkan kondisi ini, masalah penelitian yang diangkat adalah apakah masyarakat sudah siap untuk bertransaksi dan mengakses permodalan serta seberapa besar dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi UMKM dari pemanfaatan produk KUR di dalam Bank Syariah Indonesia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesiapan masyarakat dalam bertransaksi dan kemudahan mengakses pasar permodalan, serta mangalisi dampak dari pertumbuhan UMKM dengan memanfaatkan produk KUR di Bank Syariah Indonesia. Lalu metode yang digunakan pada pendekatan kualitatif deskriptif untuk memahami subjek penelitian pada waktu tertentu, yaitu penentuan populasi data primer yang menggunakan teknik snowball sampling. Survei dilakukan pada nasabah KUR PT Bank Syariah Indonesia di KCP Bandar Lampung Tanjung Karang pada tahun 2021-2023 dengan 70 responden. Analisis data dilakukan dengan sistem regresi berganda menggunakan SPSS Versi 22.

Diterbitkan

2024-12-30

Cara Mengutip

Nasution, T., Yulia, R., & Ningsih Puji Rahayu, E. (2024). Analisis Tingkat Kesiapan Sumberdaya Masyarakat Dan Pengaruh Produk Kredit Usaha Rakyat (KUR) Terhadap Perkembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Jurnal Bisnis Darmajaya, 10(2), 43–52. https://doi.org/10.30873/jurnalbisnis.v10i2.678